Bagaimanakah cara mengetahui sebuah gelang emas itu murni atau tidak murni?
Jawaban 1 :
1. Lihat Ciri-Ciri Emas Secara Visual
Biasanya dalam logam mulia atau perhiasan emas ada cap yang menandakan kadar emas
2. Gigit Emas-nya
Secara teori, jika emas asli maka akan menunjukkan bekas goresan gigi, bekas tersebut semakin dalam jika emasnya adalah murni 24 karat.
3. Pengujian Emas Dengan Magnet
Pegang magnet dan arahkan ke emas. Emas bukanlah logam magnetik , sehingga jika emas yang kita uji tertarik ke magnet dan menempel bisa dipastikan bahwa emas tersebut palsu.
4. Uji Densitas Emas
Sangat jarang logam dengan kepadatan (densitas/massa jenis) melebihi kepadatan emas. Kepadatan emas murni 24K adalah sekitar 19,3 g/ml
5. Goreskan Emas pada Keramik Atau Kertas
Goreskan emas ke permukaan keramik. Jika ada goresan hitam pada keramik, berarti emas tersebut palsu tetapi jika tidak ada goresan hitam kemungkinan besar adalah asli.
6. Uji Emas Dengan Nitric Acid
Istilah lainnya adalah “tes asam” dan merupakan cara yang cukup bagus untuk menguji keaslian emas.Jika tidak ada reaksi maka kemungkinan besar adalah emas asli
Dijawab Oleh :
Ahmad Hidayat, S. Pd.
Jawaban 2 :
Amibil sedikit bagian dari gelang emas tersebut dan tempatkan pada tabung kaca. Dengan menggunakan sarung tangan karet / pelindung, tuangkan sedikit asam pada bagian tersebut. Logam lain akan larut dan terpisah dari emas secara jelas.
– Cek Kadar Karat Kemurnian emas bisa dicek dari kadarnya. Kadar emas dinyatakan dalam karat. 24 karat merupakan emas yang paling murni. Emas 24 karat berkomposisi 99,00 – 99,99%, 23 karat berkomposisi 94,80 – 98,89%, 22 karat berkomposisi 90,60 – 94,79%. Emas 21 karat berkomposisi 86,50 – 90,59%, 20 karat berkomposisi 82,30 – 86,49%. Sedangkan emas 19 karat berkomposisi 78,20 – 82,29% dan 18 karat berkomposisi 75,40 – 78,19%.
-Surat dari Antam (Aneka Tambang)
Untuk di Indonesia, keabsahan emas bisa dilihat dari sertifikat yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang, Tbk. Jika tidak memiliki surat ini, maka Anda perlu berhati-hati karena memungkinkan jika emas palsu.
– Gosoklah Emas pada Keramik
untuk mengetes emas coba digosokkan pada keramik. Bila lapisan emas digosokkan dan terdapat goresan hitam, maka sudah dipastikan emas tersebut palsu. Namun, jika tidak berubah warna dan tidak terdapat goresan maka kemungkinan emas asli.
– Cek pada Magnet
Emas tidak memiliki daya magnet, jadi jika emas di dekatkan ke magnet dan saling tarik-menarik, maka bisa dikatakan emas palsu. Jika tidak bereaksi pada magnet, belum tentu juga emas itu asli. Karena mungkin saja terbuat bahan non-magnetik.
-Berat tapi Lembut
Meskipun lembut, emas asli memiliki bahan yang padat dan berat. Jika emas batangan atau koin terasa ringan, maka bisa saja emas itu palsu.
-Alat Pengetes Emas
Alat elektronik ini bisa dibeli, namun harganya cukup mahal. Alat pengetesan emas terdapat di toko emas dan pegadaian, Anda bisa mengeceknya di sana dengan membayar sejumlah uang. Tidak ada ruginya mengeluarkan sedikit uang demi mengetahui keaslian emas.
Dijawab Oleh :
Dedi Setiadi, S. Pd. M.Pd.
Penjelasan :
Memahami Tingkat Kemurnian Emas pada Gelang
Sebelum membahas cara membedakan emas asli dan palsu, penting untuk memahami konsep kemurnian emas. Kemurnian emas diukur dalam satuan karat. Emas 24 karat adalah emas murni (99.9%), namun sifatnya sangat lunak sehingga tidak ideal untuk dijadikan perhiasan seperti gelang yang rentan tergores atau berubah bentuk.
Untuk membuatnya lebih kuat dan tahan lama, emas murni dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, atau nikel. Campuran inilah yang menghasilkan kadar emas yang lebih rendah, seperti 22 karat (91.6% emas) atau 18 karat (75% emas). Jadi, gelang emas yang “tidak murni” dalam artian tidak 24 karat bukan berarti palsu, melainkan sebuah perhiasan emas dengan kadar tertentu.
Ciri Ciri Emas Asli pada Gelang yang Bisa Dilihat Langsung
Anda tidak perlu menjadi seorang ahli perhiasan untuk melakukan beberapa pengujian visual awal. Dengan ketelitian, beberapa ciri ciri emas asli pada gelang dapat diidentifikasi secara langsung.
Periksa Kode atau Cap Kadar Emas
Salah satu cara paling umum dan terstandarisasi untuk menandai keaslian emas adalah melalui kode atau cap yang terukir pada perhiasan. Biasanya, cap ini terletak di bagian pengait atau di area tersembunyi lainnya.
- Cap Karat: Cari angka seperti 18K, 22K, atau lainnya.
- Cap Kadar Fineness: Seringkali, produsen menggunakan penandaan numerik standar internasional. Angka ini menunjukkan persentase kemurnian emas. Contohnya:
- 750: Menandakan emas 18 karat (75% emas).
- 916: Menandakan emas 22 karat (91.6% emas).
- 999: Menandakan emas 24 karat (99.9% emas).
Meskipun emas palsu terkadang juga meniru cap ini, biasanya ukirannya tidak serapi dan tidak sedetail pada gelang emas asli.
Amati Warna dan Kilau Khas Emas
Emas asli memiliki warna kuning yang pekat dan berkilau dengan cara yang khas. Warnanya tidak akan terlalu kuning mencolok seperti kuningan atau terlalu pucat. Jika Anda melihat adanya perubahan warna atau pudar di bagian-bagian yang sering bergesekan (seperti di sekitar pengait), ini bisa menjadi pertanda buruk.
Gelang emas palsu yang hanya dilapisi emas akan menunjukkan warna logam dasarnya (seringkali lebih gelap atau keperakan) ketika lapisannya mulai terkikis. Salah satu ciri ciri emas asli pada gelang adalah warnanya yang konsisten di seluruh bagian, bahkan setelah dipakai dalam waktu lama.
Cek Fisik dan Berat Gelang
Emas adalah salah satu logam terpadat. Artinya, gelang emas asli akan terasa lebih berat daripada yang terlihat jika dibandingkan dengan gelang imitasi dengan ukuran yang sama. Coba genggam dan rasakan bobotnya. Jika terasa terlalu ringan, Anda patut curiga.
Selain itu, perhatikan detail pengerjaannya. Produk emas asli dari pengrajin terkemuka biasanya memiliki sambungan yang halus dan pengerjaan yang rapi.
Metode Pengujian Sederhana di Rumah
Jika pengamatan visual belum cukup meyakinkan, ada beberapa metode pengujian sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Namun, lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak perhiasan Anda.
Uji Gores pada Keramik
Ini adalah salah satu tes klasik untuk memeriksa keaslian emas. Gunakan piring keramik yang tidak memiliki lapisan glasir (bagian bawah yang kasar).
- Goreskan secara perlahan bagian kecil gelang emas Anda pada permukaan keramik tersebut.
- Perhatikan bekas goresan yang tertinggal di keramik.
- Hasil:
- Jika bekasnya berwarna kuning keemasan, kemungkinan besar gelang Anda adalah emas asli.
- Jika bekasnya berwarna hitam atau abu-abu, gelang tersebut kemungkinan besar palsu atau hanya berlapis emas.
Peringatan: Metode ini bersifat destruktif karena dapat meninggalkan goresan tipis pada gelang Anda. Lakukan pada area yang tidak terlalu terlihat.
Uji Menggunakan Magnet
Metode ini sangat mudah dan tidak merusak. Ciri ciri emas asli pada gelang yang paling fundamental adalah sifatnya yang non-magnetik. Emas tidak akan tertarik oleh magnet.
Cara Melakukan Uji Magnet
Siapkan magnet yang cukup kuat (bukan magnet kulkas biasa). Dekatkan magnet tersebut ke gelang emas Anda.
Menganalisis Hasilnya
Jika gelang tersebut tidak bereaksi atau tidak menempel pada magnet, ini adalah indikasi yang baik bahwa gelang tersebut terbuat dari emas asli. Sebaliknya, jika gelang menempel kuat pada magnet, sudah pasti itu bukan emas, melainkan logam lain seperti besi yang dilapisi.
Kapan Sebaiknya Membawa ke Ahli Perhiasan?
Semua metode di atas adalah cara pemeriksaan awal yang baik. Namun, untuk mendapatkan kepastian 100%, terutama jika gelang tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi atau merupakan warisan, cara terbaik adalah membawanya ke ahli.
Toko emas terpercaya atau ahli perhiasan memiliki alat khusus seperti X-Ray Fluorescence (XRF) Spectrometer yang dapat menganalisis komposisi logam secara akurat tanpa merusak perhiasan sama sekali. Mereka dapat memberi tahu Anda kadar emas yang tepat dalam hitungan detik. Ini adalah cara paling definitif untuk memastikan Anda tidak tertipu.
Kesimpulan
Membedakan gelang emas murni dari yang palsu memerlukan kombinasi antara pengamatan yang cermat dan beberapa metode pengujian sederhana. Mulailah dengan memeriksa ciri ciri emas asli pada gelang secara visual, seperti memeriksa kode cap, mengamati konsistensi warna, dan merasakan bobotnya.
Jika keraguan masih ada, lakukan tes non-destruktif seperti uji magnet. Untuk keyakinan tertinggi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli perhiasan profesional. Dengan menjadi pembeli yang cerdas dan terinformasi, Anda dapat melindungi investasi Anda dan menikmati keindahan perhiasan emas asli dengan tenang.