Balasan orang yang beramal baik di akhirat adalah ?
a.neraka
b.sanjungan
c.surga.
d.istana
Jawaban 1 :
C.SURGA
SEMOGA MEMBANTU YA ;D
Dijawab Oleh :
Dr. Wawan Suherman, S. Pd. M.Pd.
Jawaban 2 :
c.surga
karena surga adalah tempat berkumpulnya orang beriman:v
Dijawab Oleh :
Noor Sjahid, S. Pd. M.Pd.
Penjelasan :
Memahami Kaitan Erat Antara Iman dan Amal Saleh
Sebelum membahas balasan di akhirat, penting untuk memahami dua pilar utama yang menjadi syarat untuk mendapatkannya: iman dan amal saleh. Keduanya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Iman adalah keyakinan yang tertanam kokoh di dalam hati kepada Allah SWT, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, serta qada dan qadar. Sementara itu, amal saleh adalah manifestasi atau wujud nyata dari keimanan tersebut dalam bentuk perbuatan baik yang sesuai dengan syariat Islam. Amal saleh tanpa didasari iman yang benar tidak akan memiliki nilai di sisi Allah, begitu pula iman tanpa diiringi amal saleh akan menjadi iman yang rapuh.
Surga: Balasan Tertinggi dan Penuh Kenikmatan
Jawaban yang paling tepat dan pasti untuk pertanyaan “balasan orang yang beramal baik di akhirat adalah” tentu saja surga (c). Surga bukanlah sekadar tempat, melainkan sebuah keadaan penuh kenikmatan abadi yang Allah janjikan sebagai ganjaran bagi hamba-hamba-Nya yang taat.
Gambaran Kenikmatan Surga dalam Al-Qur’an dan Hadis
Al-Qur’an dan hadis banyak memberikan gambaran tentang keindahan dan kenikmatan surga untuk memotivasi manusia. Kenikmatan ini mencakup aspek fisik dan spiritual yang jauh melampaui imajinasi manusia. Beberapa di antaranya adalah:
- Sungai-sungai yang Mengalir: Surga digambarkan memiliki sungai-sungai dari susu, madu, dan arak yang tidak memabukkan.
- Istana dan Perhiasan Megah: Penghuninya akan tinggal di istana-istana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan pakaian dari sutra, dan dihiasi dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara.
- Makanan dan Minuman Lezat: Segala jenis buah-buahan dan makanan lezat tersedia tanpa perlu bersusah payah.
- Pelayan yang Setia: Dilayani oleh para pelayan muda yang rupawan laksana mutiara yang tersimpan.
- Kehidupan Tanpa Kesulitan: Tidak ada lagi rasa lelah, sakit, sedih, takut, atau kematian di dalam surga. Semuanya adalah kebahagiaan murni.
Bukan Sekadar Istana, Melainkan Keridhaan Allah SWT
Meskipun pilihan jawaban “d. istana” disebutkan, penting untuk dipahami bahwa istana hanyalah sebagian kecil dari fasilitas di surga. Balasan bagi orang yang beriman di akhirat adalah sesuatu yang jauh lebih agung, yaitu mendapatkan keridhaan (ridha) Allah SWT. Inilah puncak kenikmatan tertinggi, di mana seorang hamba dapat melihat wajah Tuhannya.
Kenikmatan bertemu dan mendapatkan ridha Allah jauh melampaui semua kenikmatan fisik yang ada di surga. Inilah tujuan akhir dari setiap amal ibadah yang dilakukan di dunia.
Siapa Saja yang Berhak Menghuni Surga?
Allah SWT telah menjelaskan ciri-ciri hamba yang berhak menjadi penghuni surga. Mereka adalah orang-orang yang selama hidupnya senantiasa berusaha untuk:
- Bertakwa: Menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
- Beriman dan Beramal Saleh: Mengimani rukun iman dan membuktikannya dengan perbuatan baik.
- Ikhlas: Melakukan setiap amalan hanya untuk mengharap ridha Allah, bukan karena ingin dilihat atau dipuji manusia.
- Sabar dan Syukur: Bersabar saat ditimpa musibah dan bersyukur saat mendapatkan nikmat.
- Menjaga Lisan dan Perbuatan: Menghindari perkataan dan perbuatan yang dapat menyakiti orang lain.
- Menunaikan Hak Sesama Manusia: Berlaku adil, menolong yang lemah, dan menjaga amanah.
Analisis Pilihan Jawaban Lainnya
Untuk memperkuat pemahaman, mari kita analisis mengapa pilihan jawaban lain (neraka, sanjungan, istana) kurang tepat atau tidak lengkap.
Neraka: Balasan bagi yang Ingkar
Neraka (a) adalah kebalikan dari surga. Ini adalah tempat balasan yang dipenuhi siksa dan azab pedih yang diperuntukkan bagi orang-orang yang kafir, ingkar, dan gemar melakukan perbuatan dosa besar tanpa bertaubat. Tentu ini bukan balasan bagi orang yang beramal baik.
Bahaya Mengharapkan Sanjungan Dunia
Sanjungan (b) atau pujian dari manusia adalah balasan yang bersifat duniawi dan fana. Seorang mukmin sejati tidak menjadikan sanjungan sebagai tujuan utama dari amal baiknya. Mengharapkan pujian justru dapat merusak nilai amalan tersebut dan menjerumuskannya ke dalam perbuatan riya’ (pamer).
Ikhlas sebagai Kunci Utama
Amal yang diterima di sisi Allah adalah amal yang dilandasi oleh keikhlasan. Artinya, perbuatan itu murni dilakukan karena Allah SWT. Jika seseorang beramal baik agar mendapat sanjungan, maka ia hanya akan mendapatkan pujian itu di dunia, namun kehilangan pahala di akhirat.
Perbedaan Antara Inspirasi dan Riya’
Penting untuk membedakan antara niat untuk pamer (riya’) dengan menjadi inspirasi bagi orang lain. Jika seseorang melakukan kebaikan secara terbuka dengan niat agar orang lain termotivasi untuk melakukan hal yang sama, maka hal itu diperbolehkan dan bahkan dianjurkan. Namun, niat di dalam hati harus tetap terjaga, yaitu semata-mata karena Allah.
Jalan Meraih Balasan Terbaik di Akhirat
Setelah mengetahui bahwa balasan bagi orang yang beriman di akhirat adalah surga yang penuh kenikmatan, langkah selanjutnya adalah meniti jalan untuk meraihnya. Ini adalah sebuah perjalanan seumur hidup yang membutuhkan konsistensi, kesabaran, dan perjuangan.
Beberapa langkah praktis yang dapat ditempuh antara lain:
- Memperkuat Fondasi Tauhid: Terus belajar dan memurnikan keyakinan kepada keesaan Allah.
- Menjaga Ibadah Wajib: Melaksanakan shalat lima waktu, puasa Ramadan, zakat, dan haji (jika mampu) dengan sebaik-baiknya.
- Memperbanyak Ibadah Sunnah: Melakukan amalan-amalan sunnah sebagai pelengkap dan penambah pahala.
- Memperbaiki Akhlak: Berusaha menjadi pribadi yang jujur, amanah, pemaaf, dan bermanfaat bagi sesama.
- Bertaubat secara Rutin: Senantiasa memohon ampun (istighfar) atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.
Kesimpulan
Berdasarkan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, jawaban yang paling benar dan komprehensif atas pertanyaan “balasan orang yang beramal baik di akhirat adalah” adalah surga. Surga merupakan ganjaran abadi yang penuh dengan kenikmatan tak terhingga, yang puncaknya adalah meraih keridhaan Allah SWT. Balasan ini diperuntukkan bagi mereka yang menggabungkan keimanan yang kokoh dengan amal saleh yang ikhlas.
Pada akhirnya, memahami bahwa balasan bagi orang yang beriman di akhirat adalah surga seharusnya menjadi motivasi terbesar bagi setiap individu untuk mengisi kehidupannya di dunia dengan perbuatan-perbuatan terbaik. Ini bukan tentang mengejar sanjungan fana atau sekadar istana megah, melainkan tentang meraih kebahagiaan hakiki di sisi Sang Pencipta.