Pernyataan terkait kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) berikut ini yang benar adalah
Jawaban 1 :
Jawaban:kktp merupakan standar yang di tetapkan untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran
Dijawab Oleh :
Dedi Setiadi, S. Pd. M.Pd.
Jawaban 2 :
kktp merupakan standar yang di tetapkan untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran
Dijawab Oleh :
Ahmad Hidayat, S. Pd.
Penjelasan :
Memahami Esensi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
KKTP adalah serangkaian kriteria atau indikator yang menunjukkan sejauh mana seorang peserta didik telah mencapai kompetensi pada suatu Tujuan Pembelajaran (TP). Berbeda dengan KKM yang sering kali berupa angka tunggal dan berlaku seragam, KKTP memberikan ruang yang lebih fleksibel dan deskriptif bagi guru untuk menilai proses dan hasil belajar.
Fungsi utama KKTP adalah sebagai alat refleksi bagi guru dan siswa. Bagi guru, KKTP membantu dalam merancang pengajaran yang lebih efektif dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Bagi siswa, KKTP memberikan kejelasan tentang apa yang diharapkan dari mereka dan bagaimana mereka dapat mencapai tujuan tersebut.
Karakteristik Utama yang Benar Mengenai KKTP
Untuk menjawab pertanyaan inti, pernyataan yang benar mengenai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah bahwa ia memiliki karakteristik yang berpusat pada proses pembelajaran dan kompetensi siswa. Berikut adalah beberapa karakteristik utamanya.
Diturunkan Langsung dari Tujuan Pembelajaran
Pernyataan yang paling fundamental dan benar adalah bahwa KKTP harus selaras dan diturunkan secara langsung dari Tujuan Pembelajaran (TP). Setiap TP memiliki kompetensi dan konten yang spesifik, dan KKTP berfungsi untuk mengukur ketercapaian kedua aspek tersebut.
Misalnya, jika TP-nya adalah “Peserta didik mampu menganalisis penyebab utama Perang Dunia I”, maka KKTP-nya bisa berupa “Mampu mengidentifikasi minimal tiga penyebab utama dari aspek politik, ekonomi, dan sosial.” Keterkaitan langsung ini memastikan bahwa penilaian yang dilakukan benar-benar relevan dengan apa yang diajarkan.
Bersifat Kualitatif dan/atau Kuantitatif
KKTP tidak harus selalu berupa angka. Justru, kekuatan KKTP terletak pada kemampuannya untuk mendeskripsikan pencapaian secara kualitatif. Deskripsi ini memberikan gambaran yang lebih kaya tentang pemahaman dan keterampilan siswa.
Oleh karena itu, pernyataan yang benar mengenai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah bahwa ia bisa disajikan dalam berbagai bentuk. Bisa berupa deskripsi capaian (misalnya, “Sangat Baik”, “Baik”, “Cukup”), rubrik penilaian, atau interval nilai yang disertai penjelasan kualitatif.
Fleksibel dan Kontekstual
Setiap kelas dan sekolah memiliki konteks yang unik, mulai dari kemampuan awal siswa hingga sumber daya yang tersedia. KKTP memberikan otonomi kepada pendidik untuk menentukan kriteria yang paling sesuai dengan kondisi di satuan pendidikannya.
Fleksibilitas ini memungkinkan guru untuk menetapkan target yang realistis namun tetap menantang bagi siswanya. Dengan demikian, KKTP menjadi alat yang lebih adil dan relevan dalam mengukur kemajuan belajar setiap individu.
Pendekatan dalam Menyusun KKTP yang Efektif
Setelah memahami karakteristiknya, penting untuk mengetahui bagaimana cara menyusunnya. Terdapat beberapa pendekatan yang bisa digunakan oleh para pendidik, yang semuanya merefleksikan bahwa pernyataan yang benar mengenai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah ia dapat dirumuskan dengan beragam cara.
Menggunakan Deskripsi Kriteria
Pendekatan ini adalah yang paling sederhana namun sangat efektif. Guru secara langsung menuliskan kriteria-kriteria yang menunjukkan bahwa siswa telah mencapai tujuan pembelajaran.
Contoh:
- Tujuan Pembelajaran: Menulis teks prosedur sederhana.
- KKTP (Deskripsi Kriteria):
- Struktur teks sesuai (tujuan, material, langkah-langkah).
- Menggunakan kalimat perintah yang jelas.
- Ejaan dan tanda baca digunakan dengan tepat.
Menggunakan Rubrik
Rubrik adalah alat penilaian yang sangat populer karena memberikan deskripsi detail untuk setiap tingkatan pencapaian. Ini membantu guru dalam menilai secara konsisten dan memberikan umpan balik yang jelas kepada siswa. Ada dua jenis rubrik yang umum digunakan.
Rubrik Holistik
Rubrik holistik memberikan deskripsi umum mengenai kualitas kinerja secara keseluruhan pada setiap tingkatan. Cocok digunakan untuk penilaian yang bersifat cepat dan memberikan gambaran umum.
Rubrik Analitik
Rubrik analitik memecah kinerja menjadi beberapa komponen atau dimensi terpisah. Setiap dimensi dinilai secara individual dengan deskripsi pencapaian yang jelas di setiap levelnya. Rubrik ini sangat baik untuk memberikan umpan balik yang terperinci.
Contoh Rubrik Analitik (Sederhana) untuk Presentasi:
| Kriteria | Mulai Berkembang | Layak | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Konten Materi | Menyampaikan beberapa informasi relevan. | Menyampaikan informasi yang cukup relevan. | Menyampaikan informasi yang relevan & akurat. | Menyampaikan informasi yang mendalam & akurat. |
| Penyampaian | Berbicara kurang jelas, kontak mata minim. | Berbicara cukup jelas, ada kontak mata. | Berbicara jelas & lancar, kontak mata baik. | Berbicara dengan sangat percaya diri & persuasif. |
Peran KKTP dalam Asesmen Formatif dan Sumatif
KKTP memainkan peran krusial dalam siklus asesmen, baik formatif maupun sumatif. Ia menjadi jembatan yang menghubungkan antara aktivitas pembelajaran sehari-hari dengan evaluasi akhir.
Pada asesmen formatif, KKTP digunakan sebagai panduan untuk memberikan umpan balik selama proses pembelajaran. Guru dapat melihat kriteria mana yang sudah dikuasai siswa dan mana yang masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, pada asesmen sumatif, KKTP menjadi dasar untuk menentukan tingkat ketercapaian siswa terhadap satu atau lebih tujuan pembelajaran di akhir suatu periode. Hasilnya digunakan untuk pelaporan belajar (rapor) dan evaluasi program pembelajaran.
Kesimpulan
Pada akhirnya, “pernyataan terkait kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) berikut ini yang benar adalah…” merujuk pada sebuah konsep yang dinamis, fleksibel, dan berpusat pada siswa. Pernyataan yang benar mengenai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah bahwa ia merupakan cerminan dari kompetensi yang diharapkan, bukan sekadar angka mati.
KKTP adalah alat bantu esensial bagi pendidik di era Kurikulum Merdeka untuk merancang pembelajaran yang bermakna, memberikan umpan balik yang membangun, dan menilai kemajuan belajar secara adil dan komprehensif. Dengan memahami dan menerapkan KKTP secara tepat, proses pendidikan dapat lebih fokus pada pengembangan kompetensi nyata, mempersiapkan siswa untuk tantangan masa depan.